Thursday, June 4, 2020

Simplicity

Sekarang aku jadi penggemar beberapa vlog atau channel Youtube mengenai simplicity. 

Simplicity = a thing that is plain, natural and easy to understand.



Dahulu waktu S1 aku mempunyai seorang dosen yang sangat teliti, fokus, dan dedicated. Beliau bisa menyederhanakan sesuatu sehingga bisa diikuti oleh mahasiswa seperti kami dengan mudah, misalnya kurva dinamika struktur yang sulit dipahami. Entah mengapa setiap garis dan angka serta persamaan tadi bisa dimengerti seolah-olah kita membaca buku non-fiksi yang menyenangkan. Bertahun-tahun bekerja, rasanya hal itulah yang ingin aku capai. Menurutku, orang yang pintar, adalah orang yang bisa menyederhanakan sesuatu menjadi mudah dipahami atau dikerjakan.

Kembali ke simplicity tadi, sebenarnya aku hanya ingin menyetop berada di roda hamster yang keep rolling tanpa tentu arah karena tuntutan dan kompetisi di dunia kerja. 

Kita tidak mungkin melakukan semua hal dalam hidup ini hanya untuk mendapatkan label dan validasi dari semua orang. Impossible jadi expert dalam berbagai hal karena akan menghabiskan waktu, energi dan dana, termasuk umur. Bukankah lebih baik kita melakukan sesuatu yang kita sukai dan memiliki kekuatan di situ, sambil terus mengasah keahlian terkait sehingga hasilnya akan lebih otentik dan powerful? Barulah disitu kita mendapatkan label expert, meski janjinya tadi tidak mau pakai label. 

Anyway, vlog yang kumaksud adalah:

Mbak Liziqi 

Haegreendal

Matt D'Avella

Barangkali ada banyak vlog serupa, tapi menurutku ketiga personal tersebut sangat otentik dan semakin hari semakin terasah karena kemampuan mereka menyederhanakan hidup. 

Pekanbaru, 

No comments: