Friday, June 14, 2013

Flies vs molasses vs vinegar


Kata peribahasa, “you can catch more flies with molasses than vinegar”, artinya kita mendapatkan lebih banyak kebaikan dengan sikap penuh cinta ketimbang kebencian. Itu sebabnya kita perlu memandang orang lain dengan penuh kasih sayang dan jangan suka sok cool atau bermasam muka. Pada akhirnya kita juga yang merasakan kebaikan akibat perbuatan baik kepada siapapun. Berikut adalah contoh sebuah cerita menarik tentang kebaikan.

Laura membuka amplop yang diulurkan Ma kepadanya. Ijazah kelas dua! Laura nyaris tidak percaya. Padahal Laura berpikir ia hanya akan dapat ijazah kelas tiga. Sekarang ia hanya perlu mencari sekolah yang cocok untuk diajarnya dengan ijazah tersebut. Ma yakin Laura akan mendapatkan sekolah yang cocok dengan kualifikasi tersebut, karena nasib baik seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri. Sayangnya Laura tidak mengetahui cara mencari sekolah tersebut walaupun ia yakin akan mendapatkan sekolah terbagus. Esok harinya Laura bertemu Florence, seorang teman sekolah Laura yang juga mengikuti ujian menjadi guru. Florence tidak lulus dan ia sangat sedih karena tidak dapat mengajar di sekolah keluarganya. Tiba-tiba Florence menawarkan agar Laura saja yang menjadi guru di sana. Laura terkejut, tetapi sangat gembira. Kata Florence, “Kau selalu baik padaku dan aku senang bisa sedikit membalas budimu”. Laura mengingat Ma. Agaknya ia telah membuat nasibnya menjadi baik seringkali karena tidak sengaja.
(Laura Ingalls Wilder, 1971, Tahun-tahun Bahagia)

Berbuat baik seharusnya tidak memilih pada orang-orang tertentu yang dikira menguntungkan diri kita pribadi. Semua orang perlu mendapatkan kesempatan sama dari kita. Saat kita memilih-milih orang sebagai target kebaikan, kita sendiri akan merasakan akibatnya suatu hari. Bagaimanapun, ‘nasib berputar seperti roda’, belum tentu orang yang kita sangka rendah akan terus berada di bawah. Suatu hari ia akan berada di atas. Jika demikian, apa yang harus kita lakukan? Menjilat ludah yang kita keluarkan kembali? Perlu keberanian dan kesadaran besar untuk mengakui kesalahan kita.

Kebaikan diri kita ternyata berpengaruh besar bagi orang tua, anak-anak dan pasangan. Ketika kita melakukan banyak kebaikan, maka Allah akan memberi banyak kebaikan pada mereka. Orang tua, anak dan pasangan kita akan mendapatkan kesehatan, dimudahkan urusan mereka dan selalu dilindungi Allah. Sedangkan jika mereka berbuat kebaikan, maka sebaliknya kita akan mendapatkan manfaatnya.

Pekanbaru,

No comments: