Wednesday, February 16, 2011

Meningkatkan produktivitas otak, yuk!


Sewaktu kita mencoba untuk memproses berbagai informasi secara bersamaan atau kita mencoba beradaptasi dengan perubahan dan ketidakpastian, ternyata bikin otak kita macet, lho. Tidak jarang kita jadi malas dan tidak bisa meneruskan suatu pekerjaan lalu menjadi penunda. Kalau kita mengetahui keterbatasan otak sendiri, dijamin produktivitas bakal meningkat. Ini caranya meningkatkan produktivitas otak.

Satu- Maksimalkan saat-saat produktif
Coba ingat kira-kira jam berapa kita berada dalam kondisi paling produktif. Apakah pagi hari pukul 8-12 atau sore hari pukul 14-16? Biasanya waktu ini hanya berlangsung paling lama satu jam saja. Banyak orang memilih pagi hari, saat baru tiba di tempat kerja untuk mengerjakan tugas-tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Jika ingin menulis proposal, misalnya, gunakan waktu paling produktif ini. Jangan habiskan waktu pagi dengan mengecek email, jejaring sosial atau rapat.

Dua- Buat prioritas
Seringkali kita dihadapkan dengan beberapa pekerjaan sekaligus. Sayangnya, dalam satu hari, kita hanya dapat menyelesaikan sedikit saja dari tumpukan pekerjaan itu. Gunakan skala prioritas, kerjakan hal yang sebenarnya berkaitan langsung dengan proyek saat ini. Biasanya orang akan memilih proyek yang sedang mendekati deadline, so, kenapa tidak selesaikan dahulu hal tersebut sampai selesai, baru sentuh proyek lain.

Tiga- Tetaplah fokus
Jangan heran setelah mengecek email atau Facebook kita merasa sulit memulai pekerjaan. Rata-rata orang perlu 25 menit untuk kembali fokus ke pekerjaan yang sedang ditangani. Itupun setelah mereka berkutat selama 11 menit dengan pekerjaan tadi. Sungguh sayang, waktu sekitar 2.5 jam per hari habis sia-sia karena tidak fokus. Tutup semua layar internet, jauhi hal-hal mengganggu, matikan nada dering telepon beberapa saat saja dan kalau bisa jangan hiraukan telpon atau teman yang mengajak ngobrol.

Empat- Sederhanakan
Jika kita ingin memahami sesuatu, gunakan alat bantu visual seperti layar komputer, kertas kosong atau catatan harian. Gunakan otak seefisien mungkin untuk memproses dan bukan menyimpan terlalu banyak informasi. Cerna info tadi, lalu biarkan otak bekerja menautkannya ke berbagai info terdahulu yang telah kita masukkan.

Lima-Take Breaks
Jangan lupa untuk mengambil rehat sesekali. Duduk menatap layar sambil berpikir keras selama satu jam kadang membuat otot otak kita lelah. Lakukan hal yang disukai, misalnya melihat berita online, memotret bunga atau suasana, membaca hal-hal ringan, untuk membangkitkan dopamine, sejenis hormon yang membuat kita lebih rileks dan otak tidak merasa berat lagi.

Semua info di atas diadaptasi dari STM March 2010, yang meringkas isi buku ‘Your Brain at Work: Strategies for Overcoming Distraction, Regaining Focus and Working Smarter All Day Long’, karya David Rock.

Selamat mencoba,

Perth,